SUMOQQ - Dua pelawak asal Jawa Timur, Yudo Prasetyo (Cak Yudho) dan Deni Afriandi (Cak Percil), diadili di Hong Kong terkait penyalahgunaan visa.
Dua pelawak itu masuk Hong Kong menggunakan visa turis pada 2 Februari 2018. Mereka kemudian ditangkap otoritas setempat 2 hari kemudian setelah diduga menerima imbalan setelah mengisi acara yang dihelat buruh migran, di daerah Tsim Sha Tsui, Hong Kong.
Pasca penangkapan itu, kini viral di medsos surat terbuka salah satu istri pelawak yakni, Precil. Surat tertanda Deni Kristiani itu ditujukan kepada Presiden RI Joko Widodo.
Baca Juga: 2 Pelawak RI Diadili di Hong Kong, KJRI: Ini Jadi Pelajaran Kita
Isinya, meminta perhatian pemerintah atas ketidak-pahaman warga desa akan prosedur yang harus dilaksanakan, jika akan bekerja di luar negeri. Deni Kristina, memohon bantuan negara untuk hadir meringankan dakwaan pada suaminya, yang tidak paham hukum.
Surat terbuka dengan akun FB @Prigel saat dikonfirmasi detikcom membenarkan hal itu. Pemilik akun itu bernama asli Gandha Ajisantoso (32), merupakan manager pribadi Precil dan istrinya, Deni Kristina.
"Benar itu surat terbuka saya yang upload di FB. Semua atas dasar persetujuan mbak Deni. Saat ini beliau sedang shock, jadi saya managernya yang mewakili memberikan konfirmasi," ucap Gandha saat dihubungi, Kamis
Baca Juga: Pelawak RI Diadili di Hong Kong, Menlu: Patuhi Aturan Setempat
Selama ini, menurut Gandha, Deni jarang sekali memegang handphone (HP). Sehingga semua pihak yang ingin berkomunikasi dengan Deni, akan diterima Gandha.
Deni Kristinasendiri berprofesi sebagai sinden. Deni merupakan warga asli Desa Balerejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar. Dia menikah dengan Cak Precil warga Surabaya sekitar 5tahun yang lalu.
Kasus yang menimpa suaminya di Hong Kong, membuat wanita cantik ini shock. Berikut surat terbuka Deni kepada Joko Widodo, seperti yang sedang viral di medsos.

















